DPD LDII Trenggalek Gelar Pelatihan Busana Syar’i “Hijab Class dan Beauty Session”

TRENGGALEK — Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Trenggalek menggelar pembekalan keputrian bertajuk ”Hijab Class & Beauty Session: Tampil Syar’i Tetap Trendy”. Kegiatan ini yang berlangsung di di aula Ponpes Nur Assidiqi Pogalan-Trenggalek, minggu (26/7/2026) yang diikuti 90 remaja putri perwakilan dari seluruh Pimpinan Cabang(PC) se-Kabupaten Trenggalek.

Pelatihan ini dirancang interaktif dan edukatif untuk memberikan pemahaman teknis mengenai tata cara berhijab sesuai ketentuan syariat Islam. Selain itu, para peserta dibekali keterampilan dasar tata rias (make up) yang disesuaikan dengan fungsi serta etika kepantasan.

Pemateri kegiatan, Ulfa Mariana, menyampaikan bahwa kewajiban menutup aurat bagi seorang muslimah tidak menjadi penghalang untuk tetap tampil rapi dan menarik dalam berbusana.

“Pembekalan ini diharapkan mendorong remaja putri LDII agar mampu berpenampilan sesuai syariat, namun tetap modern. Penggunaan tata rias dianjurkan bergaya natural dan tidak berlebihan,” kata Ulfa.

Adab dan Batasan Berhias

Selain keterampilan teknis, materi pelatihan juga menekankan aspek etika (adab) berhias bagi perempuan dalam Islam. Para peserta diimbau tidak berhias secara mencolok (tabarruj) saat beraktivitas di ruang publik agar tidak memicu perhatian berlebih dari nonmahram. Dalam perspektif ajaran Islam, berhias pada dasarnya bertujuan menjaga kebersihan diri,  menyenangkan pasangan sehingga keharmonisan rumah tangga dapat terwujud.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang peserta Savira Tita Tirani mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan remaja saat ini. Ia berharap pembekalan tersebut dapat membentuk kesadaran generasi muda dalam memilih gaya berbusana yang bijak. “Bahagia dan senang mengikuti acara keputrian pada pagi hari ini. Kegiatannya sangat bermanfaat banget buat aku, terutama di materi tampil syar’i tetapi tetap trendy. Semoga generasi penerus di DPD Kabupaten Trenggalek lebih bijak dalam berpakaian dan bermakeup serta bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ,” ujarnya dengan semangat.

Secara terpisah, Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Trenggalek Tajuit menyatakan bahwa pelatihan keputrian ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin bagi generasi muda. Program tersebut ditujukan untuk membentuk karakter muslimah yang berakhlak mulia, berilmu, dan mandiri, sejalan dengan nilai-nilai pembinaan keorganisasian.(Freedy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *